Aduh..Gak enak banget rasanya, mengetahui kebodohan yang udah kita perbuat, yang tanpa sadar akan membuat penyelasan bagi kita.
Gue introspeksi, ini emang kesalahan gue...
Dulu, gue pikir sebuah hubungan yang dijalanin sama perempuan, itu sangat simpel dan sama aja dengan cara berhubungan dengan laki2. Dibutuhkan sedikit obrolan yang lucu pada awalnya, dan sedikit serius untuk selanjutnya, lalu mulai menanyakan masalah2 pribadi, misalnya "Apakah kau sudah makan malam ini?sudahkah kau solat isya malam ini?".
Tapi gue baru menyadari,,sumpah,,gue baru menyadari beberapa bulan yang lalu.. Kalo pertanyaan begitu2 nggak boleh ditanyain sama sembarang perempuan.. Dimana pada otak perempuan akan memproses makna pertanyaan itu dengan sudut yang berbeda, dengan definisi yang berbeda. Perempuan pada umumnya, akan mengartikan pertanyaan tadi sebagai sebuah ekspresi perhatian yang lebih dan tidak wajar dari sang laki2.Respon perempuan juga bisa berbeda2. Mungkin perempuan yang udah mengendus keanehan dari pertanyaan itu, dan telah memutuskan tidak suka untuk menjalin hubungan yang lebih dalam dengan sang pria,akan mungkin menjawab pertanyaan itu dengan jawaban yang sangat singkat,seadanya, dan tanpa pertanyaan balik. Tapi kalo si perempuan suka juga sama si cowo,, mungkin akan sedikit berbeda.Sang perempuan akan menjawab dengan pertanyaan sebaliknya,,dan bahkan ditambah dengan pertanyaan "met bobo ya,cwit drim,jangan lupa mimpiin aku".
Gue dulu ya,punya penyakit seperti itu. Gue mudah sekali memberi perhatian "lebih", hampir ke semua cewe yang gue anggap nyaman untuk berteman. Gue gak berpikir panjang, gimana nantinya jika si cewe merespon perhatian kita. Gue cuma mikir dari satu arah, yaitu gimana caranya gue supaya bisa disenangi banyak orang, tidak menjadi beban bagi orang, dan selalu menebar kebaikan. Gue bahkan sama sekali gak berpikir betapaberbahayanya memberikan "perhatian lebih" ke temen2 cewe gue. Sekali lagi, gue taunya cuma itu aja, disenangi dan tidak menyakiti. Gue nggak mikir, sumpah nggak pernah terpikir, gimana nantinya perasaan si cewe terhadap gue, apa yang diinginkan si cewe untuk ke depannya.
GUE ORANG YANG BODOH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
yang mungkin terlambat untuk dimaafkan..
yang mungkin terlambat dewasa untuk lingkungan gue..
atau mungkin lingkungan gue emang gak cocok buat gue, gue gak tau..
coba kalo gue tau dari awal, betapa pentingnya menjaga perasaan seseorang, betapa berharganya sebuah perhatian, gue gak akan nyesel kaya' gini..
Gue sekarang cuma bisa nyesel aja, dan berjanji untuk gak melakukannya lagi. Gue akan deketin si perempuaan kalo emang gue bener2 suka. Atau mungkin, sekarang, pemikiran yang paling fresh di otak gue, gue harus menganggapperempuan adalah RACUN DUNIA (kaya' lagunya changcuters!!), dengan begitu gue akan menjadi lebih berhati2 dalam menjalin hubungan, walaupun hubungan itu gue rencanakan cuma sebatas teman.
jaring2 cinta itu disebar oleh seorang anak kecil berumur 16 tahun yang tidak tahu apa2, yang pada saat itu punya keinginan untuk disenangi, tidak dijauhi teman2nya,dan juga tidak ingin menyakiti.
mungkin untuk seorang anak kecil, kata "jaring2 cinta" itu sangat tepat!!Tapi sumpah, gue gak sama sekali berniat menebar yang namanya "jaring2 cinta"..
Tapi berhubung gue udah (berusaha, dan sangat berusaha!!) dewasa,
Gue hanya akan menggunakan satu mata kail, satu pancing, dan sebuah umpan segar yang gue dapatkan dengan perjuangan keras..
Duh, mau nangis rasanya..he he he!!
Tapi hal positif yang jadi alasan gue bertahan hidup dan tidak jadi bunuh diri(lebaaayyy),, gue belum mengambil apa2 dari mereka yang merasa jadi "Victim"..
GUE MUNGKIN MENGGORESKAN LUKA YANG MEMBEKAS DAN MENJADI JARINGAN PARUT YANG AKAN MEREKA INGAT SELAMANYA, TAPI GUE SEBAGAI DOKTER, GUE BERJANJI AKAN MENGEMBANGKAN ILMU KEDOKTERAN GUE UNTUK MENGOBATI JARINGAN PARUT ITU!!!!!!
Rabu, 18 Juni 2008
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar